TDA MEDAN Bersilaturahim, Belajar Bersama, Berkolaborasi Membangun Perekonomian Negeri.

http://www.tdamedan.org/

KOMUNITAS TANGAN DI ATAS MEDAN

Search This Blog

Powered by Blogger.

Sponsorship

http://www.narsisdigitalprinting.com/
http://www.narsiseducation.com/


SALMON DAN HIU
 
Pada menu ikan masakan Jepang, ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup, saat hendak diolah untuk disajikan.
Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sudah diawetkan dgn es.
Itu sebabnya para nelayan Jepang selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon² tsb tetap hidup.

Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di dalam kolam buatan tsb.
Bagaimana cara mereka (nelayan Jepang) menyiasatinya?.
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil di dalam kolam tsb.
Sungguh Ajaib..!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon² itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa si hiu kecil tsb.
Akibatnya banyak ikan salmon yg tetap hidup & jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!
Diam membuat kita Mati...!
Bergerak membuat kita Hidup...!
Lalu, Apa yg membuat kita Diam?
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman.
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena.
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!
Dan..., Apa yg membuat kita bergerak..?
Masalah..., sekali lagi..., Masalah....!
Tekanan Hidup.., dan Tekanan Kerja...
Saat masalah datang, secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu...
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa...
Jangan lupa..., bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup...
Itu sebabnya syukurilah kehadiran "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive...
NEVER GIVE UP!!!

#tda #motivasi #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org
oleh : Alween Ong

4 Rahasia Membangun Brand Audience

Bagi Sobat yang berprofesi sebagai penjual online maupun offline, tentunya mengharapkan produk atau jasa Sobat dikenal banyak orang. Bagi penjual online, media sosial menjadi sarana untuk memperkenalkan produk maupun jasa tersebut. Pemahaman mengenai cara membangun hubungan dan ketertarikan brand dengan audiensi (brand audiencei) di media sosial menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi sebagai syarat membangun bisnis online.
Sebelum Sobat membangun brand audience, maka ada beberapa hal pokok yang perlu Sobat ketahui :
  1. Perlu Sobat ketahui bahwa audiens akan menjadi loyal jika mereka dapat merasakan manfaatnya dari konten yang Sobat berikan. Apabila audiens bisa merasakan manfaat dari konten yang Sobat berikan, maka mereka akan dengan cepat untuk memutuskan menjadi fans atau followers.
  2. Promosi bisnis tentu sangat penting. Namun yang harus Sobat perhatikan adalah saat Sobat menggunakan media sosial, bukan berarti harus selalu berjualan ataupun promosi. Hal terpenting adalah membangun brand bisnis dan meningkatkan ketertarikan antara perusahaan Sobat dengan audiens.
Setelah Sobat memahami kedua hal di atas, maka selanjutnya coba menerapkan 4 rahasia membangun brand audience:
  1. Communicate
Komunikasi yang baik adalah komunikasi dua arah. Oleh karena itu penentuan topik haruslah tepat agar tercipta komunikasi dua arah. Hal ini ditandai oleh adanya feedback dari tulisan yang Sobat share di media sosial. Feedback bisa berupa komentar, like, atau shareSemakin banyak orang yang memberikan feedback, maka Sobat akan dapat membangun komunikasi yang efektif dan akhirnya brand Sobat akan mudah dikenal.

  1. Collaborate
Setelah berhasil membangun komunikasi, maka selanjutnya Sobat dapat membangun kerja sama dengan audiens. Pada tahap ini Sobat harus bisa membuat audiens merasa memiliki brand dan menjadi lebih dekat dengan brand Sobat. Banyak brand besar yang membangun komunitas yang berhubungan dengan brand-nya dan berkolaborasi dengan komunitas tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengikat anggota komunitas agar semakin dekat dengan brand perusahaan.

  1. Educate
Tahap selanjutnya adalah mengedukasi audiens mengenai hal yang berhubungan dengan produk Sobat. Tujuannya adalah agar muncul kesadaran di dalam diri audiens mengenai pentingnya produk yang Sobat tawarkan.
Bagi Sobat yang menjual produk fashion seperti pakaian, maka Sobat bisa memberikan manfaat kepada audiens berupa cara mencuci baju agar warna tetap awet, membuat baju warna putih tetap awet, bagaimana membedakan penjual jujur atau tidak, atau konten lain yang bermanfaat.
  1. Entertain
Sesekali berikan konten hiburan, lucu, unik atau yang lain. Audiens yang membacanya akan merasa lebih fresh dan sedikit melupakan kepenatan dari kesibukan kerja mereka.
#tda #brand #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org
sumber : yeaind.wordpress.com

Cara Mudah Memanfaatkan Media Sosial untuk Pemasaran Bisnis

Saat ini media sosial telah terus berevolusi dan berinovasi dalam menunjang kebutuhan para pemilik bisnis. Platform media sosial seperti Facebook, Twitter dan beberapa platform media sosial lainnya telah banyak membantu pemilik bisnis dalam memasarkan produk mereka. Tidak jarang pengusaha online menjamur di mana-mana. Menurut Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian Komunikasi, dan Informatika mengungkapkan bahwa sekitar 63 juta masyarakat Indonesia menggunakan internet, sebanyak 95 persen penggunaannya untuk sosial media yaitu Facebook dan Twitter.
Berikut ini ada cara mudah dalam memanfaatkan media sosial agar bisnis Sobat bisa berkembang sehingga pemasarannya dapat menjangkau konsumen lebih luas.
  • Topik dan berita ter-update saat ini
Agar dapat berbaur dengan konsumen, maka Sobat harus bisa mengetahui topik terhangat saat ini. Kemas kembali topik terhangat saat ini dengan membuat sebuah konten yang menarik. Dengan begitu fans atau pengikut Sobat akan menjadi respect terhadap bisnis Sobat. Hindari terlalu banyak memberikan materi mengenai produk Sobat secara terus-menerus dan gantilah dengan konten bervariatif dan edukatif. Hal ini akan dapat menjalin komunikasi antara Sobat dengan konsumen.

  • Fitur terbaru media sosial
Jika Sobat menggunakan media sosial sebagai media pemasaran, maka Sobat juga harus mengetahui fitur-fitur terbaru dari media sosial tersebut. Salah satunya dengan memanfaatkan fitur video di Facebook. Tanpa perlu menggunakan YouTube, Sobat dapat mengunggah foto-foto produk atau video pembuatan produk Sobat di Facebook. Atau Sobat bisa melihat persentase dari berapa banyak orang melihat, menanggapi dan merepon konten yang Sobat posting.

  • Jangkau konsumen lebih banyak
Selain dengan memberikan postingan konten untuk menjangkau pasar, cara lain yang bisa Sobat lakukan adalah iklan. Dalam hal ini Sobat memang harus mengeluarkan budget tambahan untuk mengiklankan produk Sobat di media sosial. Meskipun sudah mengiklankan produk, Sobat juga harus tetap melakukan posting konten secara berkala dan rutin.
  • Hemat waktu
Agar kinerja pemasaran bisnis Sobat melalui media sosial tetap maksimal, Sobat tidak perlu selalu memantau dan mengupdate konten setiap waktu. Karena pastinya Sobat juga harus fokus terhadap bisnis Sobat tersebut. Cara termudahnya adalah dengan memanfaatkan salah satu fitur media sosial, yaitu dapat memposting konten Sobat secara terjadwal sesuai waktu yang Sobat inginkan. Dengan begini Sobat akan lebih hemat waktu untuk melakukan aktivitas lainnya.

  • Ikuti perubahan media sosial
Ketika sebuah platform media sosial membuat perubahan, maka Sobat harus bisa mengikuti perkembangannya. Manfaatkan perubahan tersebut untuk memaksimalkan jangkauan pasar dan konsumen serta mendukung perkembangan bisnis Sobat.

Oleh: Winda Chan
Ilustrator: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasat
#tda #ukmmedan #medsos #komunitassosial 
www.tdamedan.org 
sumber : yeaind.wordpress.com

Tips membangun bisnis ala yea virtual

Saat ini orang sangat memimpikan memiliki bisnis sendiri sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nya, melihat kondisi ekonomi yang semakin sulit, jika kita menghandalkan sumber pendapatan dari hasil bekerja dengan orang , tentu nya penghasilan yang kita milki tak cukup memunuhi kebutuhan kita, apalagi kita bekerja sebagai pekerja pada posisi yang tidak begitu strategis, bisa dipastikan, kebutuhan yang bisa kita penuhi hanya sebatas kebutuhan primer saja, jika hanya demikian hewan juga melakukan itu ðŸ˜€
Disini kita sama-sama akan membahas beberapa tips dalam membangun dan menjalankan bisnis.
  1. Buat produk yang unik
Produk yang unik akan membuat diferensiasi pasar, sehingga target dan sasaran konsumen mudah untuk disegmentasinya, selain itu cara ini cukup ampuh untuk menghindari kompetitor atau lawan bisnis terhadap produk yang kita jual.
  1. Jangan melepaskan peluang.
Sekali terlepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali. Dalam menjalankan bisnis kita cepat bertindak, lebih lama menunggu lebih bayak yang terbuang,membiarkannya berarti membuang keuntungan serta menolak kekayaan.
  1. Berani mengambil resiko.
Berani mengambil resiko termasuk resiko gagal, rugi ataupun jatuh usaha dagangnya. Menajalankan bisnis adalah suatu kegiatan yang penuh resiko dan tidak ada jaminan dengan menjalankan bisnis itu orang akan untung, oleh karena itu setiap kegiatan perdagangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan dilakukan sambil lalu.Orang yang berani maka harus berani mencoba,membuka dan memajukan perdagangannya. Musuh utama para pedagang adalah takut bersaing dan takut gagal.
  1. Semangat berjuang.
pebisnis adalah fighter dan survivor,pembisnis harus mempunyai semangat dan motivasi yang tidak kunjung padam, mereka harus selalu bersemangat dengan apa yang dilakukannya. Keuntungan dan keberhasilan mereka dalam menjalankan bisnis harus membuat kita lebih bersemangat dan bekerja lebih baik lagi, Keuntungan tidak seharusnya membuat kita terlena, sebagai pejuang kita harus senantiasa waspada dan berjaga-jaga dalam mengatur kegiatan bisnis. pembinsis ibarat perjuangan yang menuntut pengorbanan. Kalah dan menang dalam perjuangan peperangan itu tergantung pada pemimpin atau jendralnya, begitu juga dalam dalalam bisnis perlu diaplikasikan oleh pembisnis jika bisnisnys ingin sukses.
  1. Banyak belajar
Belajar bisnis bisa dimana saja, belajar bisnis bisa melalui buku, mendengarkan tips bisnis dari bebarapa pengusaha yang telah sukses, atau mengikuti seminar-seminar yang berhubungan dangan bisnis, jika kita menjalankan bisnis tanpa memilki ilmu yang cukup, itu sama seperti kita berjalan diatas kegelapan malam tanpa sumber cahaya.
#tda #ukmmedan #yeavirtual #komunitassosial 
www.tdamedan.org 
sumber : yeaind.wordpress.com

PILIH SOCIAL NETWORKER APA BUSINESS NETWORKER?


Anda mungkin salah satu orang yang saat ini tengah memburu jumlah follower atau fans base sebanyak-banyaknya dalam akun sosial media anda. Jika iya, pertanyaan saya adalah; kira-kira atau lebih tepatnya untuk keperluan apa sehingga anda bersikeras berusaha meningkatkan terus dan terus jumlah follower/ fans anda setiap harinya?. Apakah untuk sekedar berteman saja? Atau ada keperluan komersil lain?.
Saya yakin jika anda adalah pelaku usaha khususnya yang memanfaatkan jejaring maya (online) sebagai channel-nya (marketing/promosi dan distribusi), maka usaha anda untuk memperluas jaringan dengan memperbanyak fans/follower adalah hal yang wajar bahkan wajib hukumnya. Harapannya jelas, semakin luas jejaring sosial anda semakin lebar peluang anda untuk meraih keuntungan ekonomis lebih banyak. Nah! jika kondisinya demikian, tahukah anda berapa besar proporsi yang paling ideal menempatkan diri anda sebagai seorang social networker dan business networker?
Menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas saya menggunakan pendekatan Business Model Canvas karena praktis dan mudah di pahami.  Anda bisa baca buku karya Alexander OsterwalderBusiness Model Generation dan Value Proposition Design. Buku ini menurut saya ini cukup fenomenal karena berhasil membuat Apple, Google, IBM, Dell dan perusahaan raksasa lainnya semakin merajalela hanya dengan memahami dan mendesain ulang model bisnisnya. Saya sendiri tidak bisa lepas mengunakan pendekatan ini karena kepraktisan dan kemudahannya.
Intinya dengan alat bantu ini anda bisa mengetahui siapa stakeholderdalam organisasi bisnis anda sendiri. (Stakeholder adalah orang-orang terpenting yang langsung atau tidak langsung terhubung erat dengan perusahaan anda). Kalau saya gambarkan seperti gambar di samping ini. Mungkin anda akan menjawab karyawan, supplier, agent penjualan atau bahkan bisa juga pemerintah sebagai orang-orang terpenting dalam bisnis anda. Nah! jelas kan bahwa setiap organisasi bisnis mestinya akan berbeda siapa-siapa stakeholdernya. Sekali anda tahu, tugas anda selanjutnya adalahbagaimana memelihara, menguatkan dan membesarkan hubungan baik ini ke tingkat yang lebih komersial.
4 KOMPONEN UTAMA DALAM MEMBANGUN JARINGAN BISNIS
1. PELANGGAN / CUSTOMER. Jika anda setuju bahwa pelanggan adalah komponen terpenting dalam bisnis anda, bagaimana seharunya anda memperlakukan mereka agar mereka tetap terhubung dengan kita dan terus bisa memberikan manfaat (revenue) buat bisnis kita?. Apa peran yang ingin anda tunjukkan kepada mereka untuk terus membangun hubungan ini?. Sebagai sahabat kah? sebagai mitra kah? sebagai fans kah atau penasehat pribadi misalnya. Apa media yang paling pas untuk mendekati mereka saat ini?.
2. PENGHUBUNG / CHANNEL. Dalam organisasi bisnis kita, rasanya tidak mungkin mengabaikan peran penghubung ini. Penghubung di sini maksudnya adalah seseorang atau kelompok orang yang berperan menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan (nilai, produk dan jasa) kepada pelanggan anda. Tanpa kehadiran komponen ini tentunya perusahaan akan kesulitan menghasilkan revenue dari pelanggan. Jika anda setuju bahwa penghubung ini termasuk ke dalam komponen penting dalam bisnis anda maka, jawablah pertanyaan serupa yang ditujukkan kepada komponen pertama di atas.
3. PEKERJA / OPERATOR / RESOURCES. Mungkin anda termasuk orang yang selalu punya masalah dengan komponen yang satu ini. Susah cari karyawan yang pas, karyawan datang dan pergi dan seterusnya.  Mau tidak mau anda akan menjawab “iya ini juga kompenen terpenting bisnis saya“.  Tanpa pekerja atau operator yang menjalankan bisnis anda bagaimana bisa anda mampu menciptakan produk atau jasa yang berkualitas?. Ujung-ujungnya kalau tidak ada produk yang dihasilkan bagaimana perusahaan anda bisa survive?. Kembali lagi, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab.
4. MITRA / PARTNER.  Jaman sekarang anda sudah tidak mungkin lagi bekerja sendirian. Terlalu banyak yang harus anda kerjakan jika anda mengandalkan apa yang anda miliki saat ini sendiri.  Jika pun anda bisa selalu akan ada yang anda korbankan atau relakan untuk hilang (cost opportunity). Apapun bentuknya; bisa itu biaya, waktu, tenaga atau pikiran.  Jika anda juga setuju bahwa kompenen ini penting bagi bisnis anda, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab juga dong.
Tiap-tiap komponen tentunya harus diperlakukan berbeda ya! Antara membangun jaringan untuk keperluan sosialisasi atau bisnis sudah tidak bisa lagi anda pisah-pisahkan. Faktanya banyak perusahaan besar seperi microsot, apple, samsung, indofood dll memanfaatkan jejaring sosial yang notabene untuk hubungan pribadi sebagai alat untuk mempererat hubungan dengan para stakeholdernya. Bagi mereka semua komponen di atas dianggap penting. Bagaimana dengan anda?. 
#tda #ukmmedan #pilihan #komunitassosial
 www.tdamedan.org 
sumber : yeaind.wordpress.com

Jadi seorang pengusaha bukan berdasarkan keturunan

Banyak yang bilang untuk menjadi seorang pengusaha sukses, dibutuhkan bakat alami atau garis keturunan dari keluarga pengusaha pula. Anggapan seperti ini tentunya tidak benar. Karena pada dasarnya setiap orang memiliki bakat yang sama untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha.

Melihat perkembangan zaman yang sekarang ini cenderung serba modern, tentunya tidak sulit bagi kita untuk bisa mengasah bakat berwirausaha. Kita bisa menumbuhkan bakat tersebut dengan menggali passion (hobi atau kecintaan) dalam diri kita, memperluas informasi melalui buku-buku bisnis, internet, seminar bisnis, maupun mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis yang belakangan ini banyak diselenggarakan pihak swasta maupun pemerintah, atau bisa juga membiasakan diri bergabung di forum-forum bisnis untuk bertukar pikiran dengan para pebisnis ataupun calon pelaku bisnis lainnya.
Karenanya, untuk membantu para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca mengenai beberapa tips menumbuhkan bakat bisnis dalam diri Sobat Eagles.
1. Berani bersaing untuk menjadi seorang pemenang
Kodrat manusia yang terlahir sebagai seorang petarung tentunya perlu kita pahami dengan baik agar sebagai calon pengusaha Anda bisa melawan rasa takut dari dalam diri dan memenangkan persaingan untuk menjadi seorang pemenang. Keberanian inilah yang perlu kita pupuk dari sekarang untuk melahirkan tekad dan minat yang cukup kuat untuk mulai berwirausaha.
2. Tumbuhkan bakat bisnis Anda dari sebuah kebiasaan kecil.
Jika biasanya Anda bermalas-malasan untuk belajar bisnis, maka mulai sekarang paksakan diri Anda untuk membiasakan diri membaca artikel bisnis, buku-buku bisnis, atau mengikuti program mentoring bisnis yang ada di sekitar Anda. Dari kebiasaan tersebut, tidak menutup kemungkinan bila ketertarikan Anda terhadap dunia bisnis akan muncul dan bakat Anda dapat terasah dengan baik.
3.Jangan sungkan untuk membaur di lingkungan pebisnis.
Meskipun Anda terbilang pemula dan belum memiliki sebuah usaha, namun jangan sungkan untuk masuk ke lingkungan pebisnis untuk mencuri ilmu dari mereka. Contohnya saja dengan bergabung di forum atau komunitas bisnis yang belakangan ini mulai marak di ranah online maupun offline. Semakin sering Anda berinteraksi di lingkungan pebisnis, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, memperluas jaringan bisnis, dan mempertajam bakat bisnis yang Anda miliki seperti di Young entrepreneur Academy (YEA )  tempatnya kamu menemukan teman-teman yang satu visi dan misi dalam bisnis atau dengan bergabung dalam ECAMP Indonesia kamu bisa berteman dengan 3.800 para pengusaha di seluruh Indonesia.
Dengan membiasakan diri kita untuk belajar seputar bisnis, diharapkan para pemula yang awalnya masih bingung mengenali bakat bisnisnya bisa segera mendapatkan ide cemerlang untuk membuka peluang usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, dan mulailah dari sekarang! Asah bakat bisnis Anda dan ciptakan untung besar setiap bulannya.
Nah jika sudah punya ide jangan lupa idenya langsung di eksekusi, jadi deh kamu Seorang pengusaha….semoga berhasil Sobat Eagles ingat kamu pasti bisa jika kamu MAU.
  • Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)
    #tda #ukmmedan #bukanketurunan #komunitassosial 
  • www.tdamedan.org 
  • sumber : yeaind.wordpress.com 

FROM ZERO TO HERO

Saya pernah menulis tentang konsep Zero, yang artinya dalam bisnis sebaiknya pasrah dan tidak menaruh harap. Itu yang saya diajarkan Om Bob Sadino. Tulisan tersebut mengundang sedikit kontroversi .
Saat saya memberikan kelas mentoring bisnis di Bogor, saya ditanya oleh seorang peserta,”Mas J, di tulisan Mas J tentang zero, mas menceritakan tentang konsep yang diajarkan oleh Om Bob untuk tidak berharap. Sementara, di buku The Secret menganjurkan untuk berharap (bermimpi). Mana yang benar?”. Saya jawab, ”Beda tingkatan berpikirnya aja mas!”. Artinya semuanya benar, tergantung tingkatan berpikir seseorang.
Analoginya adalah seperti anak SD dan seorang profesor. Saat masih SD dulu, sering kita iming-iming hadiah sepeda atau mainan kalau naik kelas atau juara kelas, betul? Dari iming-iming tersebut, kita jadi rajin belajar. Hal itu berlangsung dari tahun ketahun, hingga terbentuk apa namanya kesadaran belajar. Nah, lain halnya jika kita bicara dengan seorang profesor. “Prof, jika prof mau belajar lagi dengan rajin, nanti saya belikan mobil ya!”. Yee, bisa ketawa tuh profesor. Tidak usah dibelikan mobilpun, profesor itu tetap akan belajar. Kenapa? Karena belajar sudah jadi kebutuhan dan kesadaran dia!
Om Bob bagaikan sang profesor, dia melakukan setiap langkahnya kedepan, tanpa perlu diiming-iming lagi. Tanpa menciptakan harapan-harapan, Om Bob tetap akan action. Bahkan dalam level Om Bob, dia melakukannya sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Makna zero yang digambarkan oleh Om Bob sebagai lingkaran yang kosong, merupakan manifestasi keimanan seutuhnya. Dimana pada level tersebut, seorang hamba berpasrah tanpa prasangka sedikitpun.
Zero sangat membantu kita, terutama saat kita mendapatkan ujian atau musibah. Misalnya Anda ditipu oleh seseorang. Apa jadinya jika Anda masih menggunakan logika dan rasa Anda? Anda akan mengumpat, atau mungkin frustasi, karena tidak mendapatkan solusi. Jika Anda zero, maka lebih “enteng” bagi Anda menghadapinya. Kok bisa? Iya, nggak usah dipikirin saja. Ambil saja pelajaran positif dari situ, kemudian  serahkan kepada yang diatas akan kemudahan solusi-solusinya? Bukankah banyak kejadian dalam kehidupan kita yang tidak masuk akal?
 Makna Zero lainnya
Zero juga bermakna pembebasan dari prasangka dan ketakutan kita selama ini. Kenapa bisnis kita tidak bisa kita delegasikan ke orang lain? Karena kita punya ketakutan percaya dengan orang lain. Kenapa kita sukar menangkap peluang yang ada? Karena kita punya ketakutan akan kerugian. Jangan-jangan, nanti-nanti, ya kalau…?
Zero bermakna “Total Surrender”, keimanan yang bulat terhadap apa yang terjadi dimasa yang akan datang, keyakinan akan keajaiban dan jalan yang bahkan tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Saya pribadi mengalami hal-hal yang tidak pernah terduga dalam kehidupan saya. Solusi yang saya dapatkan, sering tidak masuk dalam logika saya. Biarkan Allah yang bekerja untuk kita. Ada orang yang mempertanyakan,”Saya sudah total surrender Mas J, tapi kok masih tidak dapat kemudahan-kemudahan itu?”. Artinya Anda masih hitung-hitungan dengan Allah atau Allah mau menguji ketotalan zero Anda! Belajarlah kepada para nabi dan wali. Bagaimana mereka bisa mendapatkan mukjizat-mukjizat itu? Karena keyakinan mereka terhadap yang diatas! Sekali lagi, yuk kita zero !
#tda #ukmmedan #fromzerotohero #komunitassosial
www.tdamedan.org
sumber : yeaind.wordpress.com

SEKRETARIAT

Jl. Kapten Muslim No. 75A Medan - Sumatera Utara - Indonesia (Resto Kampung Deli) Contact: Phone: 0822 8308 3694 PIN BBM: 5F668994 Email: medantda@gmail.com

TDA PEDULI

Salurkan Infaq anda ke:
Bank Syariah Mandiri
A.n:
Komunitas TDA Medan
No. rek 7088026467