TDA MEDAN Bersilaturahim, Belajar Bersama, Berkolaborasi Membangun Perekonomian Negeri.

http://www.tdamedan.org/

KOMUNITAS TANGAN DI ATAS MEDAN

Search This Blog

Powered by Blogger.

Sponsorship

http://www.narsisdigitalprinting.com/
http://www.narsiseducation.com/


Allah Subhaanahu wataa'la
menciptakan siang dan malam untuk kepentingan manusia. Siang mencari nafkah atau bekerja, malam istirahat, karena tubuh kita pun punya hak istirahat. Itu sunnatullah. “Sesungguhnya tubuhmu punya hak atas dirimu. Kedua matamu memiliki hak atas dirimu,” sabda Nabi Saw (HR. Bukhari dan Muslim).
Lalu, ibadah? Bagi Muslim, seluruh aktivitas adalah ibadah. Hayatuna kulluha ‘ibadah. Selama aktivitas itu ditujukan untuk mencari keridhoan-Nya, melaksanakan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.
“Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan” (QS.An-Naba’:11).
“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al-Qashash:73).
“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan…” (QS. Al-An’aam:60).
“Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang…” (QS. Al Mu’minun:61)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Ruum:23)
“Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. An-Naml:86).
“Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.” (QS. Yunus:67).
Kerja Malam
Lalu, bagaimana yang harus kerja malam dan istirahatnya justru siang hari? Mencermati ayat-ayat di atas, jelas kerja malam menyalahi sunnatullah atau hukum alam (natural law). Namun, jika memang keadaan memaksa demikian (darurat), tentu Islam memberikan toleransi alias boleh.
Hanya saja, ada risiko sebagai konsekuensi “pelanggaran” atas hukum alam tersebut. Misalnya, sebuah riset ilmiah di Norwegia menyingkapkan, rutinitas kerja malam di kalangan wanita karier dapat menambah bahaya terserang kanker, khususnya kanker payudara.
Hampir 15% wanita yang terserang penyakit kanker payudara pernah bekerja pada jam-jam malam atau masa-masa pergantian antar siang dan malam.

Disebutkan, wanita yang kerja malam sepanjang waktu selalu berinteraksi dengan sinar yang menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh untuk memproduksi hormon milanonin yang terbentuk pada malam hari saat sedang tidur. Hormon inilah yang berfungsi menjaga sel-sel tubuh dan pori-pori melawan kanker dan dampak negatif sinar tersebut. (Hooryea, 1426).

Agen Penelitian Kanker Internasional (IARC) sudah memasukkan kerja malam ke dalam daftar pekerjaan berisiko kanker. Hasil penelitian ilmuwan Jepang dari University of Occupational and Environmental Health mengungkapkan, karyawan yang bekerja dengan jam kerja fleksibel lebih banyak menderita kanker prostat dibanding mereka yang bekerja dengan jam kerja standar.
Demikian juga pakar Denmark dari Institute of Cancer Epidemiology, setelah memeriksa 7.000 wanita berusia 30 hingga 54 tahun, diketahui wanita yang bekerja setidaknya selama enam bulan pada malam hari, memiliki peluang lebih tinggi mengidap tumor payudara.
Mereka yang sering lembur malam hari juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Para ilmuwan dari University of Milan memeriksa 22 ahli logam pria yang memiliki jam kerja berbeda setiap minggunya.
Kepala penelitian Rafaello Furlan percaya, tubuh manusia tidak dapat beradaptasi dengan aktivitas malam hari, yang sesudahnya dapat berakibat pada penyakit jantung. Namun, para ilmuwan belum mengetahui pastinya mekanisme penyakit ini akan muncul pada saatnya.
Dampak negatif kerja malam terhadap kesehatan manusia a.l. mengganggu bioritme harian dan rentan terkena berbagai penyakit, tidak tidur malam sistemnya akan mengalami penyimpangan,juga nausea, gangguan lambung, sakit perut, diare, dan hilangnya nafsu makan.
Kerja malam juga “membingungkan” jam kerja biologis tubuh, untuk mensinkronisasikan konsumsi makanan dan pencernaan.
Bekerja malam hari mengganggu kualitas tidur, juga mengurangi aktivitas sosial. Untuk mengurangi dampai negatif, para ahli menyarankan a.l. tetap pada jadwal (konsisten), istirahat cukup bahkan lebih banyak tidur siang hari, bekerja dengan cahaya terang, dan jangan langsung tidur sepulang kerja, tapi lakukan beberapa aktivitas rumah hingga tubuh telah siap untuk mulai tidur. Wallahu a’lam.
#tda #istirahat #ukmmedan #komunitassosial
sudahkah bersyukur ??

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini telah menjadi suatu kebiasaan. Kalau Anda termasuk orang yang suka mengeluh maka ketahuilah bahwa kebiasaan mengeluh tidak akan membuat situasi yang Anda hadapi menjadi lebih baik, malahan hanya akan menguras energi Anda dan menciptakan perasaan negatif yang tidak memberdayakan diri Anda.
Coba tanyakan diri Anda apabila seandainya, Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu mengucapkan kata-kata positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Saya yakin jawaban Anda adalah teman yang pertama, karena pada dasarnya semua orang senang berhubungan dengan orang-orang positif yang kata-katanya membangun, menghibur, menguatkan.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita sering mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan atau keinginan kita. Dan Anda perlu sadari bahwa hal ini akan terjadi hampir setiap hari dalam kehidupan yaitu kenyataan yang terjadi seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Jadi cara mengatasinya sebenarnya mudah kita hanya perlu belajar bersyukur dalam segala keadaan yang kita hadapi.
Sebagai contoh, jika Anda sering mengeluh dengan pekerjaan Anda, Anda perlu tahu berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia saat ini? Menurut informasi hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak punya pekerjaan, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena jalanan sering macet saat Anda mengemudi, untuk hal ini ketahuilah bahwa ada jutaan orang yang tidak memiliki kendaraan pribadi seperti Anda.
Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, ''Sinta, Sinta''. Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Sinta'.' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuni lain itu terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ''Sinta, Sinta". Orang ini juga punya masalah dengan Sinta? '' tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, '' Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu''.
Percayalah bahwa di balik semua hal yang kita sering keluhkan pasti ada hal yang dapat kita syukuri. Para ahli psikologi mengatakan "Sikap bersyukur adalah emosi yang tersehat". Seorang pakar stress bernama Hans Seyle juga berkata, "Sikap bersyukur menghasilkan energi emosional lebih daripada sikap yang lain dalam hidup ini". Yang menarik adalah Anda selalu dapat memilih dalam setiap kejadian yang dihadapi apakah Anda akan mengeluh atau bersyukur.
Ada cerita mengenai seorang pengusaha yang terbangun di sebuah rumah sakit dan istrinya yang setia sedang mendampinginya menjalani perawatan.
Pria ini berkata pada Istrinya, "Kamu tahu waktu pertama kali kita menikah usaha kita bangkrut dan Engkau ada di sisiku, setelah itu di tahun kedua pernikahan kita harta benda yang telah aku kumpul buat masa depan keluarga kita lenyap dicuri orang namun Kamu masih tetap setia menemaniku. Selanjutnya lagi saat rumah yang telah kita cicil mengalami kebakaran Engkau pun di sisiku juga. Melalui semua itu Kamu selalu di sisiku".
Istrinya menjawab, "Ya aku akan selamanya setia berada di sisimu suamiku dalam keadaan apapun".
Pengusaha ini berkata, "Sekarang aku terbaring lemah di rumah sakit, Kamu tetap ada di sisiku".
Ia menjawab, "Pasti, aku selalu bersedia ada di sisimu".
Kemudian pengusaha ini berkata lagi, "Makanya sekarang aku mulai berpikir bahwa kehadiranmulah yang menjadi pembawa semua kesialan ini".
Herannya ada orang-orang tertentu yang memang tidak paham bagaimana cara bersyukur dan orang-orang seperti ini kelihatannya tidak pernah dapat melihat sesuatu hal yang baik ataupun positif karena pandangannya cuma tertuju pada hal yang buruk.
Mulai ambil waktu untuk bersyukur setiap hari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.
Kalau semakin banyak kita bersyukur atas apa yang kita miliki, maka semakin banyak hal yang akan kita miliki untuk disyukuri. Berarti semakin banyak kita mengeluh atas masalah yang Anda alami, maka jangan heran jika rasanya semakin banyak masalah yang kita alami untuk dikeluhkan.
Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh, coba beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan kembangkan sikap penuh syukur lalu lihatlah perubahan dalam hidup Anda.
#tda #bersyukur #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org
sumber :www.haryantokandani.com

Menerapkan perilaku tepat waktu - Komitmen Tinggi Seorang Wirausaha

Tanpa kita sadari ternyata waktu di dunia ini terus berjalan, dan umur kita juga akan semakin berkurang. Kadang-kadang tidak kita perhatikan masalah waktu ini, sehingga kita tidak menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Bagi seorang wirausaha, waktu merupakan hal yang sangat berharga, waktu harus digunakan untuk sesuatu yang produktif, bukan untuk bersantai-santi, bersenang-senang atau kebanyakan untuk tidur. Seseorang wirausaha yang tidak dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya bisa dikatakan sudah rugi, rugi waktu dan rugi uang. Orang china mengatakan bahwa waktu adalah uang. Maka dari itu disiplin atas waktu merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh wirausaha. Berikut beberapa ungkapan tentang perilaku tepat waktu :

a. Tepat waktu merupakan organisasi
Maksud dari tepat waktu merupakan organisasi adalah keseluruhan atau semua aktifitas kegiatan yang dilakukan adalah unutk mencapai suatu tujuan yang hendak dicapai. Seluruh anggota organisasi dalam setiap langkah hanyalah dalam rangka mencapai tujuan bersama.

b. Tepat waktu merupakan kekuasaan
Artinya adalah waktu yang kita hadapi sekarang adalah untuk menentukan kejadian-kejadian di masa yang akan datang. Apakah sekarang kita belajar dengan baik, maka tentunya dimasa yang akan datang akan menjadi orang yang sukses. Ataukah sebaliknya, sekarang bermalas-malasan tentunya di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan.

c. Tepat waktu merupakan nilai uang
Artinya bagi seorang wirausaha waktu harus digunakan dengan sebaik-baiknya, dalam artian harus produktif atau menghasilkan. Tidak menyianyiakan waktu, karena waktu bagi seorang wirausaha adalah hal yang sangat berharga. Jika waktu tidak digunakan dengan sebaik-baiknya, maka dapat dikatakan seorang wirausaha tersebut telah mengalami kerugian waktu, atau bisa juga dikatakan telah mengalami kerugian keuangan. Karena yang seharusnya dapat uang, tetapi tidak dapat karena waktu yang tidak digunakan dengan sebaik-baiknya.

d. Tepat waktu merupakan suatu ukuran
Artinya adalah waktu dapat digunakan untuk menentukan berapa lama waktu yang digunakan untuk bekerja, dan berapa upah yang harus dibayarkan. Semakin lama waktu yang terbuang, maka kerugian pun akan semakin besar.

Agar kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan. Yaitu sebagai berikut :
  • Membuat rinncian pekerjaan yang akan dilakukan setiap hari, dan bila sudah dikerjakan dapat ditandai. Dengan begitu kerja anda akan lebih tertata dan managemen kerja anda akan lebih baik.
  • Bila anda mempunyai rencana untuk ketemuan, sebisa mungkin memilih waktu anda yang longgar. Dan usahakan tepat waktu, bila perlu hubungi dia sebelum berangkat.
  • Bila tidak ada kerjaaan, gunakan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat seperti membaca buku, membuat kerajinan, dan lain sebagainya.
  • Buatlah skala prioritas, mana saja kegiatan yang perlu untuk dilakukan dan tidak perlu untuk diakukan.
  • Berusaha untuk disiplin sejak dini, bila beragama Islam bisa memulainya dengan sholat tepat pada waktunya.
  • Berusaha bekerja dengan sigap, cepat, dan tepat waktu. Harus latihan.
Nah, berikut ini beberapa perilaku yang mencerminkan tepat waktu :
  • Biasakan berangkan sekolah tepat waktu
  • Berusaha agar tidak terlambat masuk sekolah 
  • Jangan suka menyia-nyiakan waktu
  • Menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya
  • Berlatih untuk selalu disiplin dalam melakukan sesuatu
  • Memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
  • Tidak menunda-nunda pekerjaan
  • Belajar dan bekerja keras
  • Selalu taat pada aturan, dan menghindari kesalahan-kesalahan dalam melaksanakan tugas.

#tda #tepatwaktu #ukmmedan #komunitassosial
www.medantda.org

sumber : kitapunya.net
Berusahalah dan Jangan putus asa.
Menurut aku, kisah nyata ini inspiring banget :’ ), dan juga pelajaran bahwa kita ngga bolehunderestimate siapa pun itu, seperti perjalanan hidup seseorang, kita ngga pernah tahu, hari ini mungkin ia di bawah, tapi bisa jadi esok-esoknya ia malah telah sampai kepada puncak. Hari ini mungkin ia ngga paham tentang agama, tapi bisa jadi esok ia malah yang menjadi garda terdepan dalam membela Agama.. Ngga ada yang ngga mungkin bagi Allah dan Allah memberikan cahaya kebaikan kepada siapa saja Yang Ia kehendaki..
Semoga bisa mendapat faedahnya dan menjadi penambah semangat kita dalam belajar : )
Dialah al Imam Ali bin Hamzah al Kisa’i, seorang ulama ahli NAHWU sekaligus ahli qiro’ah yang sangat handal, sehingga kepemimpinan ilmu nahwu dan ilmu qiroah berada di genggamannya.
Bagaimanakah kisahnya beliau memperoleh kedudukan demikian mulianya?.
Dikisahkan suatu ketika beliau pernah putus asa. Karena sudah lama dia belajar ilmu nahwu akan tetapi ia tidak faham sama sekali terhadap penjelasan guru. Padahal waktu yang ia curahkan tidaklah pendek dan ia pun tidak bermalas-malasan tatkala belajar. Karena merasa tidak mampu dan merasa otak yang dimilikinya sangat lemah sekali, ia pun kembali ke kampung halamannya “untuk apa belajar, lebih baik pulang. Belajar juga tidak paham sama sekali, padahal aku sudah bersungguh-sungguh dan menghabiskan waktu yang cukup lama”, demikianlah yang terngiang-ngiang dipikirannya. Qodarulloh, dia mampir di sebuah gua. Tiba-tiba matanya tertuju pada seekor semut yang sedang membawa makanan menuju ke atas.
Awal kalinya makanan tersebut terjatuh dari genggamannya, maka semut itu pun turun untuk mengambilnya, akan tetapi tatkala ia sampai di tempat yang lebih tinggi, makanan tersebut jatuh juga.
Akan tetapi semut tersebut tidaklah berputus asa. Ia pun mencoba lagi untuk ketiga kalinya, akan tetapi ia belum beruntung juga, makanan tersebut pun jatuh kembali tatkala sudah mencapai tempat yang lebih tinggi dari kejadian pertama dan kedua.
Demikianlah ia selalu berusaha untuk dapat membawa makanan tersebut sampai ke atas. Akhirnya usahanya tersebut tidaklah sia-sia, ia berhasil membawa makanannya ke atas pada kali ketujuhnya.
Nah tatkala melihat usaha seekor semut yang tidak mempunyai akal tersebut begitu menakjubkan, dan keuletannya yang tidak kenal putus asa, maka ia mulai berfikir dan merenung, “Kenapa saya kalah sama semut?”. Ia pun dapat mengambil faedah dari usaha semut tersebut, yaitu “keinginan terhadap sesuatu haruslah didapatkan dengan usaha keras dan keuletan yang tidak kenal lelah serta kesabaran yang tiada ujungnya.”
Setelah melihat kejadian demikian, ia langsung kembali ke madrosahnya yang baru saja ia tinggalkan. Kemudian ia benar-benar menguras segala tenaganya dan mencurahkan segala kesungguhannya hanya untuk ilmu. Usahanya tidak sia-sia, Allah ta’ala mengabulkan apa yang ia inginkan, ia menjadi seorang ulama yang paling ahli dalam bidang NAHWU pada waktu itu.
Sumber:kitab siyar A'lamin nubala'(8/81)
Bisnis Tanpa Riba : Bisa….!!!
Much Nasrulloh Al-Jufry
RIBA = RAIB
RIBA = Rusak Iman Bisnis Ancur
Mentor bisnis saya, yaitu Bapak Purdi E. Chandra, owner Primagama Group, dulu sering menyelenggarakan seminar wirausaha dengan tema yang cukup fenomenal dan kontroversial, yaitu:
“CARA GILA JADI PENGUSAHA”
Ribuan pengusaha Indonesia berhasil dicetak oleh beliau, seperti yang terkenal diantaranya adalah Ippho Santosa, Miming Pangarah, Rully Kustandar, Roy Shakti, dan banyak lagi.
Didalam seminar itu, salah satu yang beliau dorong dan anjurkan adalah utang bank. Ada satu kata-kata yang masih saya ingat betul dan saya yakini kebenarannya dulu, yakni “Hutang Itu Mulia”.
Gimana ga mulia, tiap bulan kita ngasih uang ke bank, kasih angsuran dan bunga. Khan yang memberi lebih mulia dari yang menerima. Hmmm, masuk akal menurut saya waktu itu.
Tapi, pengalaman mengajarkan lain. Ternyata Riba itu menyengsarakan hidup saya, merendahkan saya di mata keluarga, dan menghinakan saya dihadapan masyarakat.
Lebih dari 13 tahun saya terjerat riba, yang akhirnya saya pun cabut dan komitmen untuk lepas dari riba.
Diluar dugaan, tidak lama kemudian, mentor bisnis saya Bapak Purdi E. Chandra ternyata juga mendeklarasikan taubat riba, bisa dilihat videonya:https://youtu.be/5aTQ3OJBs1w
Banyak pengusaha-pengusaha pemula yang masih bersikeras, tanpa bank mereka tidak bisa berkembang.
Tanpa bank, darimana mereka mendapatkan modal.
Tanpa bank, bagaimana bisnis mereka bisa diselamatkan.
Kalau ingat mereka yang ngeyel2 ini, saya seperti bercermin dan melihat diri saya sendiri beberapa tahun yang lalu. Tanpa bank, gimana bisnis saya bisa berkembang, atau minimal masih bertahan.
Akhirnya, setelah saya taubat riba, justru yang terjadi, bisnis saya melesat. Saya membangun proyek property yang pendanaanya tidak dari bank dan skema kredit/KPR-nya juga tanpa bank.
Di bulan pertama jualan property, saya berhasil menjual 23 unit property yang menghasilkan profit Rp. 3,5 Miliar, dan dalam setahun aset property saya meningkat menjadi Rp, 10 Miliar. Saat ini proses pengembangan property lagi senilai Rp. 40 Miliar. Dan semuanya, enaknya, ga perlu ngemis-ngemis minta diutangin bank.
Guru saya Bapak Heppy Trenggono, terjebak utang Rp. 63 Miliar. Begitu taubat riba, dan transaksi bisnis pertama tanpa riba tanpa utang yang beliau bukukan adalah Rp. 500 miliar, dan sekarang perkebunan sawitnya yang diperoleh dengan tanpa riba mencapai aset Rp. 6 Triliun rupiah dibawah bendera PT. Balimuda Group. Beliau mendirikan IIBF (Indonesia Islamic Business Forum), merupakan wadah untuk menggembleng ribuan pengusaha2 pejuang anti riba.
Sahabat saya Tanto Abdurrahman dari Yogyakarta, ketika berumur 23 tahun sudah terlibat riba Rp. 53 miliar. Begitu taubat riba, sekarang beliau memiliki berbagai usaha seperti pertambangan, tambak, percetakan, Biro haji Umroh, dll. Beliau sekarang juga mengelola 32 pondok pesantren takhfidz qur’an dengan ribuan santri.
Ada lagi, mas Saptuari Sugiharto dari Jogja pemilik Waralaba Kedai Digital, Pemenang Wirausaha Muda Mandiri, pengusaha muda, penulis buku, dan trainer bisnis yang sudah sangat terkenal diseluruh Indonesia, juga sekarang menjadi pejuang anti riba yang tidak kenal lelah.
Ada lagi Bapak Samsul Arifin SBC, seorang mantan CEO perusahaan multinasional, melalui berbagai seminar wirausaha dengan tagline‪#PengusahaTanpaRiba‬ berhasil menggebrak dan menyadarkan ribuan pengusaha2 Indonesia untuk cabut dari riba selamanya.
Masih banyak orang-orang hebat yang sekarang menjadi pejuang-pejuang anti riba.
Masih ragu, bisnis tanpa utang bank itu bisa?
Masih memilih menggantungkan nasibmu pada utang bank?
Silakan, itu hak anda. Silakan nikmati saja hari-hari melihat kalender, menghitung hari jatuh tempo angsuran.
Mengingat ketika saya dibangkrutkan 12 kali karena riba, saya sangat bersyukur sekali, ini tandanya Alloh masih sayang dengan saya. Dikasih waktu untuk sadar dan bertaubat. Mungkin kalau tidak dibikin bangkrut, saya akan terlena hidup dari riba, dan mati menanggung riba.
Jadi anda yang saat ini sedang bangkrut karena riba, lihat sisi positifnya, anda sedang diselamatkan Alloh, agar tidak semakin jauh terjebak riba. Anda sedang dipanggil untuk mendekat kepadaNYA. Ingat, ini cara Alloh menyayangimu.
Anda yang usahanya lancar karena riba, silakan introspeksi diri, didalam keharaman tapi bisnis anda dilancarkan. Apakah ini tanda-tanda Alloh sudah mengabaikanmu? Jangan-jangan Alloh sudah tidak mencintaimu?
Ingat sajalah Firma Alloh SWT: “Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?” (QS. Qiyamah: 36)
Iya, semua ada pertanggung jawabannya. Jangan anda kira, Alloh akan lupa menghisab, menghitung dan memberikan balasan untuk setiap rupiah uang riba yang kau makan beserta anak dan istrimu.
Jika peringatan ini telah sampai kepadamu dan kau memilih untuk menolaknya, silakan saja. Tapi ingatlah ketika Rosululloh SAW bersabda: “K
esombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia” (HR. Muslim)
Mungkin ada yang menolak dengan mengatakan:”Negara aja punya utang, ratusan juta orang juga punya utang!”
Ingatlah, banyak orang yang melakukan bukan menjadi dasar bahwa hal tersebut adalah kebenaran. Ibarat seluruh manusia di dunia melakukan riba, maka tidak akan menjadikan riba itu menjadi halal untukmu.
Alloh telah memperingatkan:
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS. Al-An’am: 116)
Jadi, silakan! Apakah anda akan mengikuti kebanyakan orang yang setuju dengan sistem ribawi? Ataukah anda memilih kembali ke jalan yang Alloh Ridhoi.
#tda #suksestanpariba #ukmmedan #komunitassosial
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?

Menutupi telapak tangan saja sulit.
Tapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi.
Begitu juga bila diri kita ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bahkan Bumi ini pun akan tampak buruk.
Jangan pernah menutup mata kita, walau hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi diri kita dengan sebuah pikiran buruk, walau hanya seujung kuku.
Bila diri kita tertutup, maka tertutuplah semua.
Air yang banyak di lautan luas yang dalam takkan pernah sanggup menenggelamkan sebuah perahu kecil yang ada di atasnya, kecuali kalau air itu mulai masuk ke dalam perahu.
Demikian juga dengan hidup ini, gosip & segala penilaian negatif akan selalu ada di sekeliling kita.
Namun semuanya itu takkan sanggup menenggelamkan kita, kecuali kita membiarkan semua itu masuk ke dalam pikiran kita.
Menjaga pikiran itu bukanlah tanggung jawab orang lain, melainkan adalah tanggung jawab kita masing-masing.
Kita tidak bisa menyalahkan orang lain untuk setiap masalah yang hadir dalam hidup kita bila kita sendiri tidak bertanggung jawab, karena sudah membiarkan “sampah” masuk & mengotori hidup kita.
Kita harus menyaring apapun yang masuk melalui pikiran kita sebagai pintu gerbangnya. Bila pikiran kita BAIK, maka akan terasa nyaman hidup kita. Jangan lengah.
www.tdamedan.org

Taqabbalallahu minkum
seluruh Pengurus Komunitas TDA Medan 3.0 Mengucapkan:

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437H

Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir & Bathin.

SEKRETARIAT

Jl. Kapten Muslim No. 75A Medan - Sumatera Utara - Indonesia (Resto Kampung Deli) Contact: Phone: 0822 8308 3694 PIN BBM: 5F668994 Email: medantda@gmail.com

TDA PEDULI

Salurkan Infaq anda ke:
Bank Syariah Mandiri
A.n:
Komunitas TDA Medan
No. rek 7088026467