KOMUNITAS TANGAN DI ATAS MEDAN

Search This Blog

Powered by Blogger.

Sponsorship

http://www.narsisdigitalprinting.com/
http://www.narsiseducation.com/

Berbisnis dengan Teman, Lakukan 6 Hal Ini

Membangun sebuah usaha bareng teman jauh lebih mudah dan menyenangkan dibandingkan dengan orang yang baru dikenal. Telah lama memahami karakter dan gaya satu sama lain menjadi modal awal untuk memperkuat posisi kerjasama tersebut. Sayangnya tak semua bisnis dijalani bareng teman selalu berbuah manis. Banyak cobaan menghadang di depan mata, bahkan mengancam langsung hubungan pertemanan yang justru bisa kandas dan berakhir sebagai musuh.
Selain itu memiliki usaha dengan teman bisa menimbulkan masalah jika Anda  tak bisa memisahkan antara hubungan pribadi dengan kerja. Oleh karena itu, jangan sembarangan pilih teman sebagai mitra. Setidaknya seleksi lebih mendalam sebelum ambil keputusan agar tidak hancur saat lagi merintis. Menurut pandangan sejumlah konsultan, ada beberapa kunci sukses berbisnis dengan teman yang harus dipahami terlebih dahulu.

1. Bangun 'Chemistry' dan Jangan Salah Memilih Teman 

Meskipun telah lama menjalin tali persahabatan yang begitu erat, pastikan masing-masing pihak memiliki kecocokan karakter, kesamaan visi dan misi. Tanpa Anda san utama ini dijamin sulit membangun sebuah usaha bersama. Masing-masing pihak juga perlu menimbang potensi dan kemampuan supaya lebih mudah membagi tugas serta tanggung jawab. Ingat, sikap profesional dan kejelasan pembagian tugas merupakan salah satu kunci sukses berbisnis dengan teman.
Selain itu memilih teman yang cocok bisa menjadi  kunci sukses usaha Anda  berdua. Sebisa mungkin dalam berbisnis bareng usahakan Anda mempunyai karakter dan skill yang saling melengkapi, misalnya jika Anda  ingin membuka sebuah butik busana dan memiliki seorang teman yang pintar mendesain, jangan langsung mempekerjakannya. Pastikan bila orang tersebut bertanggung jawab dan mudah diajak kerjasama.
Apabila landasan utama sudah kuat, tentu lebih gampang menentukan arah gerak roda usaha, begitu pula dalam pembagian keuntungan menurut pembagian tugas masing-masing.

2. Komitmen di Awal dalam Penentuan Usaha dan Pastikan Anda Setara


Langkah selanjutnya yaitu penentuan bidang usaha yang ingin digeluti. Disarankan pilih bidang sesuai keahlian dasar salah satu pihak yang mana jauh lebih minim risiko. Hindari bidang baru yang masih awam dan tak sesuai keahlian. Contoh, jago rakit komputer dianjurkan tak menekuni usaha kuliner.
Setelah ada komitmen di awal tentang penentuan usaha yang akan dijalankan, Anda perlu saling introspeksi diri. Jangan cuma menganalisa kemampuan berbisnis teman. Anda  perlu melihat ke dalam diri sendiri, apakah kondisi Anda tepat untuk berbisnis. Jangan karena hanya semangat membuka usaha, Anda jadi mengecewakan sahabat. Hal ini biasanya terjadi pada kondisi terlalu memaksakan diri saat bisnis belum siap atau komitmen belum ada titik temu.
Selain memperhatikan keahlian, masing-masing pihak juga perlu mempertimbangkan potensi pasar. Jangan tekuni usaha tak menjanjikan alias minim potensi, coba pertimbangkan kembali dan cari ide yang lebih segar.

3. Tentukan Tujuan, Target, dan Peran Serta Masalah Modal Usaha

Poin pertama yang perlu diperhatikan setelah Anda  melihat adanya peluang usaha dan ingin membuka usaha dengan teman, adalah segera tentukan tujuan dan target penjualan serta peran masing-masing orang. Hal ini perlu dilakukan secepat mungkin demi melihat apakah Anda dan sahabat adalah pasangan yang tepat untuk membuka usaha berdua. Jika ternyata Anda berdua tidak sepaham, masih belum terlambat untuk membatalkan. Jangan sampai persahabatan rusak gara-gara usaha yang tidak jalan sesuai rencana.
Selain itu, sebuah usaha mustahil berkembang pesat tanpa suntikan modal usaha memadai. Kunci sukses berbisnis dengan teman yaitu menyuntik besaran modal secara transparan dan berimbang. Uang yang disetor sebagai modal harus murni investasi, bukan dana kebutuhan keluarga sehingga terhindar dari masalah pribadi.
Segala sesuatu harus tercatat jelas di atas kertas kontrak kesepakatan yang dilengkapi materai, termasuk poin soal pembagian tugas dan keuntungan. Dengan demikian bakal terhindar dari permasalahan sepele di masa depan. Kontrak wajib diperbarui setiap terjadi penambahan modal sebagai imbas usaha yang makin berkembang.

4. Pembagian Tugas, Bedakan Antara Kerja dan Bermain 

Pembagian tugas serta kewajiban masing-masing pihak harus dibicarakan dan ditetapkan sebelum usaha berjalan. Semua harus jelas dan tercatat dalam kontrak kesepakatan. Apabila semua pihak ingin aktif, maka perlu susunan posisi struktural demi menentukan puncak pimpinan.
Pastikan juga Anda bekerja secara profesional, bedakan antara bekerja dan bermain. Bisa saja saat Anda  berkumpul dengan teman yang Anda ingin lakukan adalah curhat, berbelanja, atau pergi ke tempat kongkow bersama. Namun saat sedang dalam keperluan kerja sebaiknya hindari kegiatan seperti itu. Ingat, Anda adalah pemilik usaha yang harus bekerja secara profesional. Sesekali mungkin Anda bisa mengobrol demi memecah kejenuhan dengan tetap memperhatikan produktifitas. Namun jangan sampai 'bermain' mengganggu waktu kerja. Sebagai solusi, sediakan waktu di mana Anda bisa bertemu untuk curhat dan merayakan keberhasilan bisnis bersama misalnya ketika akhir pekan.
Perlu diperhatikan juga bahwa bisnis skala mikro dan kecil tak perlu tenaga karyawan dalam jumlah banyak. Di sini peran pendiri harus bisa menempatkan diri sebagai karyawan sekaligus pemilik bisnis. Prinsipnya company is me. Saya adalah pemilik sekaligus karyawan perusahaan tersebut. Ketika usaha mulai berkembang dan punya modal lebih besar, baru boleh mempekerjakan beberapa karyawan.

5. Pembagian Keuntungan Harus Jelas di Awal

Bisnis bareng teman seringkali hancur di tengah jalan akibat pembagian keuntungan yang tidak dibicarakan sejak awal. Lalu, bagaimana cara membagi untung secara berimbang? Masing-masing pihak harus mengenal baik apa itu dividen dan gaji.
Disarankan kedua belah pihak memperoleh dividen sesuai besar setoran, begitu pula gaji sesuai porsi pekerjaan. Akan tetapi bisnis yang baru berdiri dianjurkan tak langsung mengambil salah satunya sebelum arus kas berjalan stabil.

6. Disiplin dan Kerja Keras, Serta Tidak Boleh saling Iri dengan Teman Bisnis


Kedisiplinan dan ketegasan merupakan kunci sukses berbisnis dengan teman. Sikap tersebut harus dimiliki oleh masing-masing pihak sesuai kesepakatan bisnis yang disusun sejak awal. Dengan begitu, segala bentuk perselisihan yang memicu kehancuran bisa terhindarkan.

Bekerjalan Secara Profesional

Dalam berbisnis dengan teman, usahakan tetap mengedepankan profesionalisme dan persahabatan. Anda  perlu belajar tentang mengelola konflik khususnya terkait hal-hal yang seringkali membuat kita tidak bisa tegas. Sisi positifnya berbisnis dengan teman adalah lebih mudah dalam menyamakan visi dan kepercayaan. Semoga sukses dalam bisnis Anda bersama teman.

6 Tahapan Mendaftarkan Merek Dagang di Ditjen HKI

Apakah saat ini Anda sedang memulai suatu bisnis yang akan dijalankan secara pribadi? Jika Anda berada pada posisi ini, maka ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan sebagai planning awal sebelum memulai menjalankan bisnis yang sudah disiapkan. Salah satunya adalah mempersiapkan pendaftaran merek dagang Anda.
Jika Anda akan berbisnis di bidang waralaba atau franchise, mungkin hal ini tidak terlalu penting untuk dimasukkan ke dalam tahap perencanaan. Namun jika akan memulai sebuah bisnis dengan merek yang Anda ciptakan sendiri, maka Anda wajib mendaftarkan merek dagang terlebih dulu.
Saat ini beragam jenis bisnis, baik online maupun offline bisa kita temukan dengan berbagai merek dagang. Namun tahukah Anda, jika beberapa dari merek dagang yang digunakan para pebisnis online maupun offline tersebut, ternyata ada yang belum didaftarkan. Alasan mereka belum mendaftarkan mereknya adalah karena terkait dengan masalah dana yang diperlukan untuk mendaftarkan sebuah merek dagang ke lembaga terkait.
Mungkin, sebagian besar dari para pebisnis, terutama pemula, berpikir bahwa lebih baik menjalankan bisnis terlebih dulu, dalam jangka waktu tertentu, setelah itu barulah merek dagang didaftarkan ke lembaga terkait. Sebenarnya, ini adalah hal yang kurang tepat untuk dilakukan oleh seorang pebisnis. Persaingan bisnis yang begitu ketat, akan berpengaruh terhadap merek dagang Anda. Salah satu masalah yang sering muncul dalam hal merek dagang ini, adalah produk saingan muncul dengan merek yang sama.
Bisa dibayangkan saat Anda baru saja memulai sebuah bisnis, dan dalam jangka waktu beberapa bulan penjualan Anda cukup baik, setelah itu Anda mengetahui bahwa ternyata merek Anda sudah digunakan pebisnis lain dan sudah terdaftar merek dagangnya. Anda tidak akan bisa meminta kembali merek Anda, karena orang lain sudah mendaftarkannya terlebih dulu ke lembaga terkait yang menangani masalah merek dagang tersebut yaitu Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Tentunya, masalah seperti ini tidak diinginkan dalam perjalanan bisnis Anda.
Untuk menghindari masalah tersebut tidaklah terlalu sulit. Hal yang harus ditekankan pada diri Anda sebagai seorang pebisnis, terutama pemula, adalah disiplin. Jika sudah memaksimalkan kedisiplinan, Anda akan menjalankan bisnis dengan sehat dan sesuai aturan yang berlaku. Barulah Anda memperhatikan hal lain yang akan memudahkan untuk mendaftarkan merek dagang Anda. Untuk membantu Anda mendaftarkan merek dagang di Ditjen HKI, berikut adalah tahapan-tahapannya.

1. Penelusuran Merek

Menelusuri sebuah merek dagang adalah hal yang harus Anda lakukan pertama kali, sebelum melakukan pendaftaran merek dagang. Hal ini sangat penting untuk menghindari Anda dari penolakan pihak terkait ketika hendak mendaftarkan merek dagang milik Anda. Penelusuran bisa Anda lakukan lewat bantuan Google, atau dengan bertanya langsung pada pihak terkait yang menangani masalah ini. Untuk pendaftaran merek dagang dan juga pertanyaan, bisa Anda ajukan lewat email di website www.dgip.go.id.

2. Persyaratan Pengajuan Permohonan

Setelah Anda mengunjungi website terkait untuk pendaftaran merek, silahkan siapkan persyaratan untuk mendaftarkan merek dagang Anda. Berikut beberapa persyaratan yang biasanya diminta untuk registrasi merek:
  • Pemohon (perusahaan atau Perorangan) mengisi biodata seperti Nama, alamat dan kewarganegaraan.
  • Menyiapkan 30 Contoh merek berukuran maksimal 9 x 9 cm, minimal 2 x 2 cm
  • Menyiapkan daftar barang atau jasa yang diberi merek
  • Surat Pernyataan kepemilikan dari pemohon
  • Surat Kuasa (jika diperlukan)
  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi NPWP (khusus pemohon perusahaan)

3. Prosedur Pendaftaran Merek

Prosedur pendaftaran merek terbagi menjadi dua bagian, yaitu pengajuan merek oleh pemohon langsung dan melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh Ditjen HKI. Pemohon akan mengisi formulir pendaftaran merek dengan berbagai syarat lainnya yang harus dipenuhi seperti surat keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), etiket merek, surat kuasa khusus, bukti pembayaran pendaftaran merek, dan bukti penerimaan permintaan pendaftaran merek. Setelah ini Ditjen HKI akan memeriksa pendaftaran tersebut, hingga akhirnya terbit sertifikat merek.

4. Pemeriksaan Formalitas dan Pemeriksaan Substantif

Pemeriksaan Formalitas Pertama adalah diperiksanya kelengkapan persyaratan registrasi merek tertentu. Pastikan Anda sudah melengkapi seluruh persyaratan yang diminta oleh Ditjen HKI, karena jika ada syarat yang kurang lengkap, maka pihak Ditjen HKI akan meminta kelengkapannya dalam waktu 2 bulan, sejak surat permintaan pertama diterima. Kemudian pemeriksaan Substantif yaitu dalam jangka waktu satu bulan, terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan registrasi merek tersebut diterima Ditjen HKI. Biasanya pemeriksaan Substantif dilakukan oleh pihak terkait paling lama Sembilan bulan.

5. Pengajuan Keberatan

Pengajuan Keberatan dapat Dilakukan Setelah Disetujui via profitabletotrain.com

Setelah disetujui, 10 hari setelahnya Ditjen HKI akan mengumumkan permohonan tersebut dalam sebuah berita resmi merek. Pengumuman akan berlangsung selama tiga bulan. Pastikan Anda selalu mengecek secara berkala mengenai hal ini. Apabila pihak pemohon merasa keberatan, pemohon dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada Ditjen HKI paling lama dua bulan sejak tanggal penerimaan salinan keberatan. 

6. Pemeriksaan Kembali

Apabila pemohon pendaftaran merek ini, mengajukan keberatan, maka Ditjen HKI akan menggunakan keberatan tersebut sebagai pertimbangan untuk kembali mengadakan pemeriksaan terhadap pemohon. Pemeriksaan ini biasanya diselesaikan dalam jangka waktu paling lama dua bulan sejak berakhirnya masa pengumuman. Jika tidak ada masalah dalam tiap prosesnya, Ditjen HKI akan menerbitkan dan memberikan Sertifikat merek kepada pemohon atau kuasanya dalam waktu paling lama tiga puluh hari sejak tanggal permohonan tersebut disetujui untuk berada dalam daftar umum merek.

Demi Kelangsungan Bisnis Anda

Demikian beberapa langkah yang harus Anda tempuh saat hendak mendaftarkan merek dagang sendiri. Sepertinya tampak rumit dan membutuhkan waktu yang cukup lama, namun tentunya di saat Anda akan menjalankan bisnis, Anda menginginkan bisnis yang dapat berjalan untuk jangka waktu yang lama pula, bukan? Oleh sebab itu, perencanaan awalnya, termasuk pendaftaran merek ini menjadi hal yang sangat penting untuk kelangsungan bisnis Anda.
#Tda #merek #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org 
sumber: ukmkotamedan.com

10 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Ketika Anda sedang membangun sebuah usaha, tentu ada banyak hal yang harus dilakukan. Rasanya hari-hari Anda berlalu begitu cepat. 24 jam dalam satu hari rasanya kurang untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang ada. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan saat ini juga, dan banyak pekerjaan yang sudah menanti di keesokan harinya. Bahkan mungkin orang lain melihat Anda sudah mendedikasikan hidup Anda seluruhnya untuk membangun bisnis Anda. Inilah tanggung jawab dari seorang pebisnis. Anda harus siap membagi waktu dengan segala hal yang ada pada hidup. Mulai dari urusan bisnis, membangun relasi dengan teman, keluarga, bahkan diri Anda sendiri.
Sudah siap menjadi pebisnis? Maka Anda juga harus siap untuk menjadi orang yang produktif dan efisien dalam menggunakan seluruh waktu Anda. Berikut 10 cara agar produktivitas Anda meningkat:

1. Fokus Pada Satu Hal

Banyak orang berpikir menjadi seorang multitasking adalah hal yang luar biasa. Membayangkan diri Anda sebagai orang yang hebat dan mampu menyelesaikan segala tugas. Namun tak sedikit pengusaha justru dibuat berantakan dengan ambisinya menjadi seorang yang multitasking.
Ada baiknya kerjakan satu tugas pada satu waktu. Fokus pada apa yang Anda kerjakan memungkinkan pekerjaan cepat selesai, sehingga Anda dapat mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Memberikan perhatian penuh sangat penting agar pekerjaan selesai dengan hasil maksimal.

2. Bangun Lebih Pagi

Ada pepatah mengatakan “Bangunlah lebih pagi agar rezeki tak dipatok ayam” sebenarnya sangatlah tepat. Dengan bangun lebih pagi, maka tidak ada sedikitpun waktu yang terbuang berada di atas kasur. Anda dapat melakukan banyak hal yang dapat meningkatkan kualitas diri.
Di pagi hari Anda dapat olahraga, membaca berita atau kabar terhangat dan menyantap sarapan agar tetap bertenaga selama beraktivitas. Dengan bangun lebih pagi, Anda tidak akan terburu buru dalam melakukan sesuatu.

3. Buatlah Skala Prioritas

Semua tujuan yang ingin Anda capai pasti memiliki tingkat keutamaannya. Maka dari itu, sedari awal susun skala prioritas agar Anda dan tim tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan mana yang setelah itu harus dikerjakan.
Skala prioritas ini dibuat harus berdasarkan keputusan seluruh tim. Agar saat mengerjakan nanti tim Anda tahu mana yang harus diutamakan untuk dikerjakan dan kepada siapa harus bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

4. Kerja Tim 

Sekalipun Anda adalah pemilik usaha, bukan berarti Anda harus mengerjakan seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis Anda. Lebih baik pakai dana untuk investasi dalam hal sumber daya manusia. Carilah pegawai yang menurut Anda dapat diandalkan.
Dengan berinvestasi dalam hal SDM, maka Anda dapat menggunakan pikiran dan fisik Anda untuk memikirkan hal yang lebih baik bagi bisnis Anda. Sebagai pemilik bisnis, Anda tetap harus fokus kepada visi dan misi dari bisnis itu.

5. Ingat dengan Tujuan Utama


Sebagai pemilik bisnis, Anda tetap harus fokus dan ingat apa yang menjadi tujuan dari bisnis Anda, apa yang Anda harapkan dari bisnis ini. Dengan selalu ingat apa tujuan utama, akan membantu Anda untuk melihat apa yang penting dan tidak penting untuk bisnis Anda, sehingga lebih produktif.

6. Sertakan Hobi dalam Pekerjaan

Tak akan ada habisnya jika berbicara soal pekerjaan, apalagi tanggung jawab dalam bisnis yang Anda jalankan. Sekalipun Anda tak menyukai tanggung jawab itu, namun tetap saja harus dikerjakan. Namun, tak ada salahnya bahwa mengerjakan sesuatu yang kita sukai pasti lebih baik dikerjakan.
Ketika tidak menikmati apa yang kita kerjakan, maka bisa jadi hasilnya tak akan maksimal dan itu berarti Anda menjadi orang yang tak produktif. Maka dari itu, sesekali selipkan hobi pada bisnis Anda. Buatlah dan nikmatilah pekerjaan Anda seakan melakukan hobi Anda

7. Deskripsikan Tujuan

Apa yang menjadi tujuan dalam setiap perjalanan bisnis Anda, deskripsikanlah dengan jelas. Biarkan seluruh tim, investor hingga konsumen Anda tahu apa yang menjadi tujuan dan konsentrasi dari bisnis yang Anda dirikan.
Di tengah perjalanan bisnis, pasti ada saja perubahan tujuan dikarenakan kondisi eksternal atau internal sebuah bisnis. Tujuan sangat dipengaruhi oleh bagaimana kondisi pasar yang kita targetkan. Namun, tetaplah menjadikan tujuan awal sebagai patokannya.
Sesekali lakukan evaluasi terhadap tujuan Anda. Lihat apa saja yang sudah tercapai dan apa yang belum. Lihat apa saja kendala yang ada dengan tujuan yang belum tercapai. Evaluasi ini penting agar Anda tak selalu melihat bahwa tujuan yang Anda buat itu baik.

8. Atur Jadwal Kerja

Sekalipun Anda tergolong orang yang sangat teliti dan mudah mengingat, namun jangan sepelekan hal dalam mengatur jadwal. Selalu catat kegiatan yang akan Anda lakukan sehingga Anda memiliki pengingat akan tugas Anda.
Gunakan pengingat yang cukup detil seperti apa yang akan Anda kerjakan, kapan, pukul berapa, di mana hingga dengan siapa Anda harus bertemu atau bekerjasama untuk menyelesaikan tugas tersebut. Pasang alarm jika itu merupakan pekerjaan yang sangat penting.

9. Buat Top 5

Ini merupakan perpaduan antara keharusan untuk tetap fokus dan mempunyai skala prioritas dalam mengerjakan sesuatu. Setiap pagi, tulislah 5 pekerjaan utama yang harus Anda kerjakan dan selesaikan dalam kurun waktu satu hari.
Lima pekerjaan utama ini tidak boleh diganggu dengan apapun agar selesai sesuai target. Sekalipun Anda memiliki tambahan pekerjaan yang lain, pastikan sebelum jam istirahat malam, 5 pekerjaan utama yang sudah Anda catat terselesaikan dengan sebaik mungkin.

10. Gunakan Waktu Dengan Tepat

Gunakan waktu seefisien dan sebijak mungkin. Jangan biarkan waktu Anda terbuang percuma karena Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan. Jika waktunya beristirahat, maka beristirahatlah. Jika waktu bekerja, maka fokuslah untuk bekerja.
Jika ada sesuatu yang menghambat dan dibutuhkan waktu untuk berbicara dengan tim, maka gantilah waktu tersebut dengan pekerjaan lain yang harus diselesaikan. Waktu yang terbuang tidak akan bisa kembali, maka buatlah waktu bermakna setiap detiknya.
#Tda #produktivitas #ukmmedan #komunitassosial 
www.tdamedan.org
 sumber: ukmkotamedan.com
MENJADI YANG PERTAMA
JIKA ANDA SEORANG WANITA, bayangkan Anda menjadi Istri pertama, dan tak lama kemudian ada Istri kedua, Istri ketiga dan seterusnya.
.
.
.
.
.
Tulisan ini tidak akan membahas mengenai kehidupan rumah tangga...bukaaan..bukaan sama sekali. Jadi abaikan saja paragraf pembuka diatas. Kita lanjut ke topik yang sebenarnya.... 😁
***
Adalah sebuah impian seorang pemilik bisnis, apabila produk atau layanannya, menjadi yang pertama hadir memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi para pelanggan.
Artinya! pada kondisi tersebut, produk atau layanan Anda menjadi satu-satunya solusi bagi pelanggan Anda. Dengan begitu, produk atau layanan Anda akan laku, dan dicari banyak orang.
Tapi apakah benar seperti itu yang akan terjadi?
Faktanya ada banyak produk di pasar, tapi ternyata tidak serta merta menjadi "Raja" di pasar, tidak menjadi market leader.
Sebut saja motor Vespa Corsa (PK 125), diperkenalkan pada 1984 di negara asalnya, Italia. Di Indonesia, motor ini diperkenalkan pada 1991 melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (ATMP) PT Motor Vespa Indonesia, yang mendapat lisensi penuh dari Piaggio Italia.
Motor ini sempat populer dikalangan pengguna wanita, namun akhirnya dihentikan produksinya pada 2006 karena kalah bersaing dengan merek lain. Seperti Yamaha Nouvo yang jor-joran melakukan kegiatan periklanan untuk meningkatkan awareness atas produknya.
Walaupun akhirnya kini, motor jenis matik dari Vespa ini mulai 'hidup' lagi dan banyak beredar dipasaran, dengan nama yang berbeda, dan melakukan reposisi, membidik segment pasar yang berbeda dibanding kan kompetitornya, yang sudah terlanjur populer.
Ada juga pasta gigi merek "Odol", salah satu merek pasta gigi asal Jerman yang dibawa oleh para tentara Hindia Belanda. Walaupun Odol merupakan produk pasta gigi pertama yang masuk pertama di Indonesia, namun nyatanya merek ini sudah berpuluh-puluh tahun tidak beredar lagi di Indonesia. Walaupun akhirnya nama Odol telah menjadi nama generik untuk pasta gigi.
Dan masih banyak contoh lainnya, yang menunjukkan bahwa produk atau layanan yang muncul pertama kali, akan serta merta menjadi "Raja" di pasaran.
***
Setidaknya ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, agar produk Anda - yang menjadi pertama di pasar itu - bisa tetap survive.
1. Pastikan, bahwa produk atau layanan Anda itu benar-benar dibutuhkan oleh target market yang Anda bidik. Lakukan riset dan validasi sebelum anda me-launch sebuah produk ke pasar.
2. Pastikan, bahwa harga yang Anda tawarkan atas produk atau layanan Anda tersebut, sesuai dengan daya beli target market yang Anda bidik.
Harganya berada dalam harga 'psikologis' yang diterima pasar, jadi tidak terlalu mahal, juga tidak terlalu murah. Harganya sepadan dengan solusi dan value yang Anda tawarkan.
3. Sebisa mungkin, produk atau layanan yang anda tawarkan ke pasar itu memiliki "high barrier" sehingga tidak mudah ditiru oleh kompetitor. Anda bisa memprotekai dari sisi, hak patent-nya, teknologinya, bumbu atau resep rahasianya dan lain sebagainya.
4. Dan ketika Anda launching produk, melakukan kegiatan marketing komunikasi. Pastikan Anda bisa menjangkau sebanyak mungkin calon pelanggan Anda. Agar calon pelanggan Anda menjadi aware dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan.
Ini adalah salah satu masa yang krusial, karena jika nantinya ada kompetitor yang mulai mencontek apa yang Anda buat, dan ternyata kompetitor Anda lebih berisiiik, lebih rame, lebih heboh, lebih luas jangkauannya dalam memperkenalkan produknya, sehingga lebih banyak orang yang tahu, dibandingkan produk Anda. Maka disaat itulah Anda harus berhati-hati, bisa-bisa produk atau layanan Anda tersebut menjadi tenggelam dibandingkan hingar bingar kompetitor Anda.
Seperti kisah yang saya sampaikan di awal, dimana motor matik Vespa Corsa, menjadi tenggelam kepopulerannya, oleh motor matik Yamaha Nouvo yang jor-joran melakukan kegiatan periklanan dibanyak media, ditambah lagi harga Vespa Corsa mungkin kurang kompetitif dibanding kompetitornya.
5. Terus perkuat brand dari produk dan layanan Anda. Berikan value yang le
bih dari apa yang konsumen Anda bayangkan, atau setidaknya sepadan dengan apa yang Anda janjikan. Sehingga pelanggan Anda semakin loyal kepada brand Anda, susah pindah kelain hati.
Karena lebih baik "Over Delivery Under Promises" dari pada "Over Promises Under Delivery"
***
Emang siy masih banyak hal yang perlu diperkuat, tapi setidaknya bisa dimulai dari 5 hal diatas.
Udah gitu ajah, semoga bermanfaat :)
Nyang mau share, silakan, terima kasih ;)
#Tda # #ukmmedan #komunitassosial
 www.tdamedan.org
 sumber: ukmkotamedan.com

Belajarlah Rendah Hati

Seorg lelaki kaya nan sombong berjalan di keramaian pasar. Seorg wanita paruh baya penjual minyak samin, dgn kendi di ats kepala sambil membawa ember ditangan kanan, melintas di hadapannya.
Lelaki itu bertanya : "Wahai wanita, dagangan apa yg engkau bawa ?"
jawab : " minyak samin tuan " .
Coba aku pingin lihat " lelaki itu berkata dengan nada suara datar.
Susah payah wanita paruh baya itu menaruh ember yg ia bawa ll ber usaha menurunkan kendi & Tes .tes Gemetar tngan si wanita membuat kendi berguncang, sedikit minyak samin tumpah , menetes mengenai baju lelaki it.
Sktk Amarah lelaki it meledak tanpa belas kasihan ia menghardik wanita malang penjual minyak samin :Aku tdk terima, kau hrs membayar bajuku yang engkau kotori ini "
" Maaf tuan, saya tdk sengaja, ma
afkanlah saya" memelas wanita it bersimpuh menghiba.Enak sj, tdk bs! ayo bayar bajuku ini " bertam bah tinggi suara amarah lelaki itu.
Tak berdaya dgn suara lirih wanita malang it beranikan diri bertanya : Memangnya brp hrg baju tuan ini ?"
harganya 1000 dinar .ayo bayar !!!"
Kaget sekali wanita itu, ia menghiba "Dr mana uang sebanyak itu tuan? sy ini wanita miskin "
Emosi dan kesombongan lelaki it memuncak : Aaah, saya tidak mau tau itu  harus kau bayar"
Pemandangan menyedihkan ini me nyebabkan terhentinya langkah se org lelaki muda. Ia lalu berdiri disisi wanita malang itu sambil berkata :
"Ini uang 1000 dinar, biar baju tuan yg mulia ini sy bayar " ia mengeluar kan kantung uang dr saku bajunya & memberikannya pd lelaki jumawa yg ll menerima & menghitung uang 1000 dinar dgn mata berbinar.
Wanita it berterimakasih berkali2 pd lelaki muda dewa pnolongnya it.
Mrs uang yg ia inginkan sdh diper oleh laki2 sombong it hendak mela ngkah pergi. Eeh nanti dulu " hardik lelaki muda it. Ad ap lagi ?" balas nya ketus Dgn tenang lelaki muda it brkt : "Kan sdh saya bayar bajumu itu,  sini berikan bj it pdku, it baju milikku " Terbelalak mata lelaki sombong it brkt : "Lha jd saya ber jalan di pasar ini telanjang bulat "
Ketus lelaki muda menjawab: " itu bkn urusan saya, bawa sini sy sdh bayar 1000 dinar. it baju milik saya
Org2 yg sedari tadi berkerumun & geram dgn kelakuan si lelaki som bong rame2 berteriak : "Ayo buka bajunya " Serahkan bajunya, it bkn milikmu "
Mrs terpojok dgn suara memelas si sombong menundukkan kpl brkt pd lelaki muda : " ini ambil kmbli uang mu ini. Aku tdk jd menjual bajuku ini
Laki2 muda brkt: "Siapa bilang saya mau menjual baju itu? sy tidak ingin menjualnya, sini ... serahkan bajuku
Pucat pasi wajah si lelaki sombong, ia menghiba : "Tolonglah, jual kmbli baju ini padaku "
Stlh memohon berkali2 akhir nya laki2 muda it brkt : "Baiklah, tp krn baju it milikku. Aku tdk akn menjual nya kecuali dgn harga 2000 dinar "
Pahit dirasa ludah yg terpaksa ditelan laki2 sombong itu demi mendengar omongan ini.
Dgn wajah yg tetap menunduk ia ll merogoh koceknya 2000 dinar. Me nyerahkannya pd lelaki muda & se cepatnya berlalu pergi diiringi riuh rendah suara sorakan org2 di pasar itu.
Laki2 muda it ll mengulurkan uang 2000 dinar it pd wanita yg sedari td masih terduduk bersimpuh di dekatnya. Ibu, ini hadiah dariku untukmu "
Saudaraku, ingatlah sll, Siapa yg merendah, ALLAH akn meninggi kannya, siapa yg sombong, ALLAH akn merendahkannya di dunia ini dan juga di akhirat nanti.
"Allah menentang org yg congkak, ttp mengasihani org yg rendah hati."
Semangat 👌☕
#Tda #belajarrendahhati #ukmmedan #komunitassosial
 www.tdamedan.org
 sumber: ukmkotamedan.com

Orang yang paling susah dilayani

Jack Ma berkata: "Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".
Diberi suatu peluang dengan gratis mereka pikir jebakan. Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya ga banyak. Diajak investasi besar ga ada duit katanya.
Diajak melakukan hal2 baru merasa ga ada pengalaman.
Diajak jalanin bisnis tradisional katanya berat persaingannya.
Diajak menjalankan model bisnis baru katanya MLM.
Diajak buka toko ngeluh ga bebas.
Diajak bisnis apa aja bilang ga punya keahlian.
Mereka punya kesamaan:
Nanya google, dengerin teman yg sama2 hopeless.
Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.
Tanyakan apa yg dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka ga bisa menjawab.
Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"
Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?
Teman2 Jack Ma semua menolak saat diajak kerjasama.
Semua menunggu hasil Jack Ma.
Namun saat dia sukses dgn Alibaba, teman2 nya sdh tak sanggup utk ikut menikmati karena saham Alibaba sdh tak terbeli oleh mereka.
Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".
Ya... Jack Ma beda.
Bukan beda dari makanannya krn dia pun org biasa.
Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.
Tapi yg membedakan adalah ACTIONnya.
Saat kawan2 nya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu utk berubah.
Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?
Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu.
Daripada tdk melakukan apa2 dalam hidup.
Semoga bermanfaat.
#pengusahakampus
.
#SalamDIGITAL
#Tda #konsumen #ukmmedan #komunitassosial 
www.tdamedan.org
 sumber: ukmkotamedan.com

Kisah elang dan lebah

*ELANG dan LEBAH*
Tahukah Anda, jika kita masukan seekor burung elang dalam sebuah kandang ukuran 2 x 2,5 M dan bagian atapnya terbuka sekalipun, tetap elang itu tidak bisa terbang.
Ternyata elang akan memulai terbang dari tanah dengan berlari sejauh 3 - 3,5 M.
Tanpa tempat untuk berlari, elang ini tidak akan mampu terbang dan terjebak selamanya dalam kandang kecil yg tanpa penutup.
Tahukah Anda, jika seekor lebah yang jatuh ke dalam cangkir kosong yang terbuka, juga akan tetap di sana sampai mati, kecuali jika karena tidak tega Anda keluarkan dia.
Lebah tidak pernah lihat jalan keluar pada bagian atasnya, melainkan terus berusaha cari jalan keluar lewat pinggir dekat dasarnya, cari jalan di mana tidak ada jalan, hingga ia menghancur kan diri sendiri.
Ternyata banyak dari kita, juga seperti burung elang dan lebah itu:
- Bergumul dengan masalah.
- Fokus terus dengan masalah.
- Mengeluh terus sampai akhirnya frustasi sendiri.
Sadarilah bahwa jawaban dari masalah kita adalah selalu di atas, yaitu Tuhan. Menengadahlah. Ucapkanlah doa dan lepas landaslah dalam bertindak mencari solusi. Lakukan lagi dan terus berjuang dan berusaha Selalu akan ada pengharapan yang baru, selalu akan ada jalan yang membantu yg datang dari TUHAN .
Selamat Beraktivitas Tetap Bersemangat  dan jangan lupa bahagia 😉
#Tda #elangdanlebah #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org
sumber: ukmkotamedan.com

Waspada proyek fiktif

Cara Mudah Mengenali Proyek Fiktif
Sudah bukan informasi tabu lagi dan mungkin kita juga bahkan sering mendengar atau pernah ditawari berbagai macam proyek. Dan pada akhir-akhir ini semakin banyak sekali informasi tentang proyek. Tapi sayang sekali setelah saya menelusuri lebih lanjut ternyata proyek tersebut tidak valid, karena tata cara yang digunakan tidak lazim. Hal yang paling menonjol adalah 'pemilik proyek' justru meminta dana kepada kontraktor dengan berbagai alasan.
Umumnya alasan 'pemilik proyek' yaitu:
1. Untuk menunjukkan kontraktor punya modal kerja.
2. Sebagai jaminan pelaksanaan.
3. Untuk mengurus perijinan.
4. Sebagai komisi mediator.
Pada kenyataan sebenarnya adalah seharusnya:
1. Untuk menunjukkan kontraktor punya modal kerja.
Bila memang pemilik proyek ingin menyaring kontraktor yang memiliki modal kerja, pada dasarnya cara yang benar adalah cukup dengan melihat rekening koran 3 bulan terakhir milik kontraktor tersebut itu sudah cukup!
Namun, pemilik proyek fiktif meminta lebihh dari itu. Yaitu meminta kontraktor untuk menerbitkan Surat Kuasa atas rekening kontraktor yang ditujukan kepada 'pemilik proyek' (penerima kuasa), sehingga penerima kuasa memiliki kuasa atas rekening kontraktor. Sekalipun uang di dalam rekening kontraktor telah di blok atau dibekukan dalam jangka waktu tertentu, dan hal tersebut tetaplah berbahaya.
Tahukah anda?
Dengan berbekal surat kuasa dari kontraktor + sejumlah dana yang di blok di dalam rekening kontraktor, 'pemilik proyek' (penerima kuasa) bisa mencari pinjaman dengan menjaminkan kedua hal tersebut!
Bagaimana bila pinjaman tersebut tidak dikembalikan?
Maka uang di dalam rekening kontraktor akan hilang!
2. Sebagai jaminan pelaksanaan.
Proyek yang valid yaitu jaminan pelaksanaannya berupa instrumen bank atau bank garansi (Performance Bond), sehingga bila kontraktor wanprestasi dalam melaksanakan proyek maka pemilik proyek bisa melakukan klaim atas performance bond yang diterimanya.
PEMILIK PROYEK FIKTIF biasanya meminta jaminan pelaksanaan berupa  UANG TUNAI atau meminta kontraktor menerbitkan surat kuasa kepada 'pemilik proyek' atas rekening kontraktor (baca lagi point no. 1).
3. Untuk mengurus perijinan.
Kalau ini lebih lucu lagi!
Coba anda pikir baik-baik.
Bagaimana mungkin anda percaya pemilik proyek memiliki dana untuk pelaksanaan proyeknya, kalau dana untuk mengurus perijinan yang nilainya tidak lebih dari 1% dari nilai proyek tidak ada???
4. Untuk membayar komisi panitia, atau orang dalam, atau mediator.
Komisi memang harus dikeluarkan oleh kontraktor sebagai bentuk penghargaan kepada mediator atau panitia proyek atas jasanya yang telah memberikan informasi tentang proyek tersebut. Tetapi lazimnya setelah kontraktor menerima uang muka proyek atau setelah pinjaman bank cair (bila proyek tidak ada uang muka namun telah diterbitkan jaminan pembayaran oleh pemilik proyek).
So, anda patut waspada bila uang terkait proyek belum diterima tetapi sudah diminta 'komisi' di depan.
Prinsip-prinsip lainnya yang harus diketahui:
1. Proyek Fiktif itu datanya tersebar kemana-mana.
Mengapa demikian?
Karena sebelum saling serah terima data, kontraktor dan pemilik proyek biasanya saling menandatangani perjanjian Non Disclosure Agreement (NDA). Yaitu perjanjian bahwa masing-masing pihak menjamin kerahasiaan data yang diterima oleh pihak lainnya.
Itulah mengapa proyek valid datanya tidak mungkin tersebar ke publik, apalagi sampai ada di tangan mediator.
2. Proyek Fiktif itu justru kontraktor yang ditanya kepemilikan dananya oleh pemilik proyek.
Halloooo, kontraktor itu yang kerja 'BOS'. Ente sebagai pemilik proyek yang harus membayar pekerjaan kontraktor. Jadi mestinya ente yang ditanya kesiapan dananya untuk membayar pekerjaan kontraktor, bukan malah sebaliknya!!
3. Proyek Fiktif itu data teknisnya tidak masuk akal.
Untuk mengetahui hal ini dibutuhkan seorang ahli yang memiliki disiplin ilmu dan pengalaman sesuai bidang pekerjaan untuk menganalisa data teknis yang diberikan oleh 'pemilik proyek'.
4. Proyek Fiktif itu 'pemilik proyek' tidak bersedia MENUNJUKKAN segala perijinan terkait proyek (status hak atas tanah, IMB, ijin prinsip dan lain-lain), dan juga tidak memberi kesempatan kepada kontraktor untuk melakukan kroscek ke dinas-dinas terkait, sekalipun kontraktor bersedia menandatangani perjanjian Non Disclosure Agreement.
#tda #proyekfiktif #ukmmedan #komunitassosial
www.tdamedan.org
sumber : ukmkotamedan.com

SEKRETARIAT

Jl. Kapten Muslim No. 75A Medan - Sumatera Utara - Indonesia (Resto Kampung Deli) Contact: Phone: 0822 8308 3694 PIN BBM: 5F668994 Email: medantda@gmail.com

TDA PEDULI

Salurkan Infaq anda ke:
Bank Syariah Mandiri
A.n:
Komunitas TDA Medan
No. rek 7088026467